keamanan pangan untuk umkm
|

Keamanan Pangan UMKM

Kualitas produk tinggi tetapi makanan kurang higienis membuat konsumen menjadi ragu untuk membeli. Hal tersebut sepele sih, namun dapat merugikan usaha kita, lho.

Saat ini masyarakat semakin selektif dan cerdas dalam memilih produk pangan. Ini yang menjadi penyebab mengapa setiap pelaku UMKM harus mengetahui cara menciptakan produk yang aman. Aman dalam arti kata bersih dan higienis dari proses persiapan hingga penyajian.

Konsumen akan lebih tertarik dengan makanan yang memiliki tingkat higienis tinggi. Hal ini perlu diperhatikan agar usaha kita dapat menjamin keamanan dan memberikan kepuasan bagi pembeli.

Apa Itu Keamanan Pangan?

Keamanan pangan merupakan kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan 3 jenis cemaran, yaitu cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. 1 

Pada tahun 1888 terjadi wabah penyakit tifus yang penyebabnya berasal dari kotoran sapi.  Hal ini menjadi awal dari pentingnya sadar terhadap kebersihan makanan dan prosedur higiene. Jaminan keamanan pangan semakin dituntut dalam proses produksi pangan, sehingga mulai berkembang pula sistem manajemen keamanan pangan pada industri makanan.

Apa saja Keamanan Pangan yang perlu Diperhatikan Pelaku Usaha?

Ada beberapa hal dalam keamanan pangan yang perlu diperhatikan:

  • Pemeliharaan bahan dasar atau bahan baku dari makanan dan minuman. Pemilihan bahan baku merupakan upaya pertama yang dilakukan untuk mencegah makanan dan minuman dari kontaminasi. Bahan baku harus terlindungi dari zat-zat asing yang dapat masuk ke dalam makanan.
  • Penyimpanan bahan baku makanan. Hal ini juga harus diperhatikan karena sangat berpengaruh pada kulaitas bahan baku. Jika penyimpanan bahan baku makanan tidak diperhatikan, dapat menimbulkan kerusakan seperti tercemar oleh bakteri dan dapat juga menimbulkan kerusakan seperti tekanan, benturan, gesekan, dan lainnya.
  • Pengelolahan bahan baku, merupakan suatu proses pengubahan dari bahan mentah menjadi matang atau siap santap. Pada fase ini harus bener-bener diperhatikan baik cara maupun peralatan yang digunakan.
  • Pada saat penyajian harus sudah teruji secara klinis sehingga layak untuk dikonsumsi. Wadah yang digunakan pun harus terbebas dari kontaminasi zat asing.

Apa saja Faktor dalam Penyediaan Pangan yang Aman?

Berikut ini 5 faktor yang perlu diperhatikan untuk penyediaan pangan yang aman menurut WHO:  2

1. Menjaga Kebersihan

Mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air bersih sebelum memasak atau menyediakan pangan. Hindari sentuhan tangan karena umumnya akan terjadi pencemaran makanan.

Mikroorganisme yang melekat pada tangan akan berpindah ke makanan dan berkembang biak dalam makanan, terutama pada makanan jadi. Gunakan sarung tangan atau alat bantu seperti sendok dan lainnya pada saat akan bersentuhan dengan makanan.

2. Jaga makanan dari peluang terjadinya pencemaran.

Pangan atau bahan pangan harus disimpan di tempat yang tertutup dan terbungkus dengan baik agar tidak berpeluang terkena debu.

3. Simpan makanan pada suhu yang aman.

Contohnya menggunakan lemari es jika memang makanan, atau bahan makanan seharusnya disimpan dalam lemari es sehingga tidak mudah rusak atau busuk.

Selain itu jangan simpan makanan dalam jangka waktu terlalu lama. Makanan yang sudah matang sebaiknya jangan disimpan dalam suhu ruangan melebihi waktu 4 jam karena dikhawatirkan adanya bakteri yang berkembang baik.

4. Lakukan proses pemanasan makanan dalam suhu yang benar-benar panas.

Proses pemasakan sebelum dikonsumsi bertujuan agar mikroorganisme tidak tumbuh dan berkembang baik dengan cepat.

5. Gunakan air dan bahan baku yang aman.

Salah satu indikator air yang aman adalah tidak berwarna dan tak berbau.

Apa Peran Pengendalian Mutu?

Pengendalian mutu memiliki peranan yang sangat penting karena dapat:
  • meningkatkan indeks kepuasaan mutu,
  • meningkatkan produktivitas dan efisiensi,
  • meningkatkan laba/keuntungan, pangsa pasar,
  • meningkatkan moral dan semangat karyawan,
  • meningkatkan kepuasaan pelanggan.

Referensi

  1. Christine. (2016). Pengawasan Mutu Dan Keamanan Pangan. In Unsrat Press (Vol. 44, Issue 8).
  2. Lestari, T. R. P. (2020). Keamanan Pangan Sebagai Salah Satu Upaya Perlindungan Hak Masyarakat Sebagai Konsumen. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(1), 57–72.
  3. Widiyaningsih, W. (2009). Tanggung Jawab Pelaku Usaha Pangan Siap Saji Dihubungkan Dengan Asas Keamanan Dan Keselamatan. Syiar Hukum Jurnal Ilmu Hukum, 18(42), 151–172.

Foto Ira Dwijayanti
Kontributor

Ira Dwijayanti, S. Gz., M.S.

Ira berpengalaman sebagai Quality Assurance dan Planner Supervisor di perusahaan multinasional. Bidang ilmu gizi digelutinya semenjak kuliah di Universitas Brawijaya dan Taipei Medical University.

Similar Posts

  • Garam

    Makanan tak bergaram hambar rasanya. Garam seolah menjadi kunci dalam setiap masakan. Selalu ada menu dengan ciri khas asin yang menggugah selera makan. Sebenarnya, bolehkah kita menggunakan garam sesuka hati? Gizigo akan membahas seluk beluk garam beserta kandungan natrium di dalamnya.         Apa Itu Garam? Garam adalah bumbu berbentuk kristal putih yang…

  • |

    Bahaya Kertas Koran dan Plastik untuk Bungkus Makanan

    Hingga saat ini masih banyak masyarakat dan penjual makanan yang belum peduli dengan bungkus makanan yang digunakan. Umum kita temui jajanan ataupun makanan yang masih dibungkus oleh kertas koran ataupun plastik. Apa saja bahaya dari penggunaan koran dan plastik untuk makanan? Inovasi jajanan pangan semakin hari semakin beraneka ragam. Saat ini, banyak variasi jajanan ringan…

  • Diet Ekstrim

    Belakangan ini, diet dengan kalori yang sangat rendah atau Very Low-Calorie Diet tengah ramai diperbincangkan. Pasalnya, diet ini dipercaya dan telah dibuktikan banyak orang berhasil menurunkan berat badan.  Apa sih sebenarnya Very Low-Calorie Diet itu? Apakah secara ilmiah diet ini benar-benar tepat untuk menurunkan berat badan? Yuk cek pembahasan Gizigo di artikel ini! Pada awalnya,…

  • Kenapa Daging Ikan Lebih Cepat Busuk

    Ikan adalah salah satu jenis lauk yang banyak dikonsumsi masyarakat. Tapi ikan dinilai lebih tricky saat pengolahannya, karena lebih cepat busuk daripada daging sapi atau ayam.  Di artikel ini, Gizigo akan membahas kenapa daging ikan mengalami proses pembusukan lebih cepat. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi kecepatan pembusukan pada ikan. Misalnya komposisi senyawa kimia, kualitas…

  • | |

    Kumpulan Resep Bubur

    Punya pertanyaan seputar MPASI? Cek jawaban Ahli Gizi kami dengan klik tautan ini: MP ASI Bubur Nasi Ikan Bahan Cara Pengolahan TipsDaging ikan dapat diganti dengan daging ikan lainnya yang bersifat lembut dan sedikit duri seperti ikan salmon. Bubur Saring Ayam Wortel Bahan Cara Pengolahan TipsDalam pembuatan menu MP-ASI akan lebih baik jika membuat sendiri…

  • Serat Pangan (Dietary Fiber)

    Seringkali kita diminta untuk mengisi sebagian porsi makan kita dengan sayuran. Sebenarnya untuk apa sih anjuran itu? Kali ini tim Gizigo akan membahas tentang sayuran dari sisi kandungan seratnya. Sayuran tergolong sebagai salah satu bahan makanan yang berasal dari tumbuhan dengan kadar air yang cukup tinggi. Ada berbagai macam zat gizi yang terkandung dalam sayuran….