menu sehat mediterranean diet
|

Diet ala Mediterania – Bikin Sendiri Menu Sehatmu

Bikin sendiri menu sehatmu dengan resep dari Gizigo di bawah ini!

Berbagai studi ilmiah sudah sejak lama menjelaskan mengenai manfaat diet Mediterania untuk kesehatan dan pencegahan penyakit tidak menular.

Diet Mediterania bukan merupakan diet spesifik tetapi merupakan kumpulan kebiasan makan secara tradisional yang dianut oleh penduduk di berbagai negara di sekitar laut Mediterania.

Karakteristik dari diet ini adalah mengonsumsi buah, sayur, polong-polongan, dan karbohidrat komplek dalam jumlah yang tinggi, mengonsumsi ikan dalam jumlah sedang, serta menggunakan minyak zaitun sebagai sumber utama lemak.

Berbagai penelitian epidemiologi membuktikan bahwa diet Mediterranean terbukti mengurangi angka kematian akibat penyakit tidak menular seperti penyakit jantung dan pembuluh darah.

Seperti Apa sih Diet Mediterania Itu?

Untuk penjelasan lebih lengkapnya, yuk kita tonton video di bawah ini!

Video ini adalah salah satu cooking class yang pernah diadakan Gizigo.

Ini Resepnya Makanan Mediterania!

Untuk Anda yang di rumah, Gizigo berbagi resep Mediterranean salad & Mediterranean veggie wrap dari acara cooking class di atas.

Menu salad dan wrap ini sering dijadikan salah satu hidangan di catering vegetarian. Nah, sekarang menu ini bisa Anda praktekkan di rumah!

Yuk, langsung aja cek bahannya apa saja.

Mediterranean salad & veggie wrap (1 porsi)

Bahan yang dibutuhkan

  • Selada hijau mentah (25 gram)
  • Selada merah mentah (25 gram)
  • Romaine mentah (25 gram)
  • Tomat mawar/tomat ceri mentah (10 gram)
  • Mentimun mentah (10 gram)
  • Wortel mentah (25 gram)
  • Jagung mentah (10 gram)
  • Alfalfa/kecambah mentah (5 gram)
  • Alpukat (25 gram)
  • Paprika merah mentah (10 gram)
  • Paprika kuning mentah (10 gram)
  • Kacang merah rebus (10 gram)
  • Feta cheese (10 gram)
  • Tahu/tempe goreng/rebus (10 gram)
  • Telur ayam rebus (10 gram)
  • Udang rebus (1 ekor)
  • Jeruk lemon (1 potong kecil)
  • Red onion (10 gram)
  • Tortilla (1 buah ukuran sedang)

Pilihan dressing (bisa pilih salah satu ataupun dicampur):

  • Olive oil/minyak zaitun
  • Garam
  • Black pepper
  • Roasted sesame dressing
  • Caesar dressing
  • Thousand island salad dressing
  • Oregano

Peralatan memasak:

  • Mangkuk salad (1 buah)
  • Piring (1 buah)
  • Penjepit makanan (1 buah)
  • Sendok (3 buah)
  • Sarung tangan plastik (1 pasang)
  • Garpu (1 buah)
mediterranean salad veggie wrap

Cara Membuat

  1. Masukkan semua bahan ke dalam mangkuk salad, kecuali jeruk lemon dan tortilla.
  2. Dalam pembuatan salad, tidak ada standar seberapa banyak bahan makanan yang digunakan* karena tergantung selera masing-masing.
  3. Setelah bahan diletakkan ke dalam mangkuk, dressing sebagai pemberi rasa pada salad dapat menggunakan produk komersial seperti roasted sesame, Caesar, atau thousand island. Kita juga dapat menggunakan olive oil yang sedikit diberi perasan jeruk lemon, garam, merica, dan oregano sebagai dressingsesuai dengan resep asli salad Mediterranean.

* Saat membuat salad, tidak perlu khawatir mengenai jumlah kalori yang dikonsumsi dari salad. Konsumsi sayuran yang dianjurkan adalah 3-4 porsi/hari (berdasarkan Kementerian Kesehatan RI berdasarkan Pesan Gizi Seimbang (Peraturan Menteri Kesehatan RI No 41 Tahun 2014).

Yang perlu diperhatikan adalah isi salad selain sayuran (tahu, tempe, udang, telur, dan keju). Bahan tersebut ditambahkan sebagai pelengkap dari sumber protein, bukan sebagai bahan utama.

Untuk variasi menu, salad ini juga bisa digunakan sebagai isian veggie wrap menggunakan tortilla, burrito, atau rice paper.

Kandungan Gizi

Kandungan zat gizi salad Mediterranean dalam 1 porsi ini dibandingkan dengan kebutuhan berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG) di Indonesia tahun 2019.

Artinya dengan mengonsumsi salad ini, kita akan dapat memenuhi kebutuhan harian sekian persen.

Berikut detilnya.

 Energi (kkal)Karbohidrat (gram)Protein (gram)Lemak (gram)
Kandungan zat gizi26932,313,258,9
AKG wanita usia 19-29 tahun22503606065
Persentase pemenuhan kebutuhan (%)11,968,9722,0813,69
 Energi (kkal)Karbohidrat (gram)Protein (gram)Lemak (gram)
Kandungan zat gizi26932,313,258,9
AKG laki-laki usia 19-29 tahun26504306575
Persentase pemenuhan kebutuhan (%)10,157,5120,3811,87

Similar Posts

  • |

    Inspirasi Menu Sehat Selama Puasa

    Selama puasa, ingin tetap konsumsi menu sehat?Temukan di artikel Gizigo kali ini, inspirasi menu yang bisa Anda aplikasikan di dapur,dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Beberok Sayur Khas Lombok (untuk 2 porsi) Bahan   Cara Pengolahan Nilai Gizi per Resep Keterangan Bakwan Sayur Sosis (untuk 5 porsi) Bahan   Cara Pengolahan Nilai Gizi per Resep Es Susu…

  • |

    Ahli Gizi Itu Siapa Sih?

    Kenalan lebih dekat dengan profesi Ahli Gizi, yuk! Ketika Anda ingin mengetahui lebih detail mengenai kandungan sebuah makanan, pola makan yang sehat dan berbagai hal yang berkaitan dengan pola konsumsi, bertanyalah kepada ahli gizi. Ahli gizi berbeda dengan dokter. Ahli gizi merupakan tenaga kesehatan yang mempunyai kompetensi di bidang pelayanan gizi, makanan dan dietetik. Ahli…

  • |

    Keamanan Pangan UMKM

    Kualitas produk tinggi tetapi makanan kurang higienis membuat konsumen menjadi ragu untuk membeli. Hal tersebut sepele sih, namun dapat merugikan usaha kita, lho. Saat ini masyarakat semakin selektif dan cerdas dalam memilih produk pangan. Ini yang menjadi penyebab mengapa setiap pelaku UMKM harus mengetahui cara menciptakan produk yang aman. Aman dalam arti kata bersih dan…

  • | |

    Kumpulan Resep Puree

    Butuh panduan seputar MPASI? Klik artikel kami yang ini: MPASI Balita Puree Pisang Bahan Cara Pengolahan Puree Kentang Susu Brokoli Bahan Cara Pengolahan TipsASI dapat digantikan dengan susu formula apabila produksi ASI sedikit atau sudah tidak berproduksi. Puree Alpukat Bahan Cara Pengolahan Puree Jambu Bahan Cara Pengolahan Puree Pepaya Bahan Pepaya (100 g) ASI (60…

  • |

    Diabetes Melitus

    Gizigo Artikel Jurnal Info Gizi Waspada Penyakit Diabetes Melitus Diabetes penyakit yang sering dikaitkan dengan yang manis-manis. Benarkah itu? Kontributor Ira Dwijayanti, S. Gz., M.S. Ira berpengalaman sebagai Quality Assurance dan Planner Supervisor di perusahaan multinasional. Bidang ilmu gizi digelutinya semenjak kuliah di Universitas Brawijaya dan Taipei Medical University. Perkembangan zaman cenderung memberikan perubahan yang besar…

  • |

    Legalitas UMKM

    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin menjamur di Indonesia. Dukungan pemerintah juga tidak lepas dengan didirikannya sentra UMKM di berbagai kota besar. UMKM menjadi sektor usaha yang dipilih oleh individu yang ingin membuka usaha namun memiliki modal kecil atau terbatas. Jumlah UMKM di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, namun tidak semua sektor UMKM di…