|

Bagaimana Menjaga Pola Makan Saat Puasa?

Bagaimana sih seharusnya kita menjaga kesehatan di saat puasa?

Gizigo kali ini akan membahas cara memenuhi kebutuhan gizi kita sehari-hari di bulan Ramadhan.

Pemenuhan Gizi Saat Puasa

Tidak ada perbedaan signifikan antara pola makan sebelum dan selama puasa. Perbedaan hanya terletak pada jam makan. Dari biasanya tiga kali jam makan dalam sehari, menjadi dua kali sehari selama puasa. Kebutuhan gizinya tetap sama. Kebutuhan sumber karbohidrat, serat, vitamin dan mineral, lemak dan protein harus tetap diperhatikan. 

Selain asupan makanan, kita perlu memperhatikan asupan cairan. Kebutuhan cairan tiap orang berbeda, berdasarkan jenis kelamin. Kita bisa melihatnya dari Angka Kecukupan Gizi. 1 

Usahakan kita bisa menjaga konsumsi cairan mulai dari ketika berbuka puasa, setelah makan, setelah sholat hingga saat sahur. 

Dalam agama, kita juga dianjurkan untuk berbuka puasa dengan yang manis. Minuman yang manis mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diserap tubuh. Sehingga energi yang hilang selama berpuasa bisa segera tergantikan. Energi dari minuman manis lebih cepat diserap tubuh, dibandingkan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi, mie atau umbi-umbian. 

Makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari saat puasa

Yang perlu dihindari selama puasa adalah makan berlebihan. Pola makan selama puasa tetap dilakukan seperti biasa saat tidak puasa. Hanya porsinya yang dibagi menjadi dua kali jam makan, yaitu saat sahur dan berbuka.

Biasanya, kita cenderung berbuka dengan yang manis dan yang segar. Padahal selama puasa, kita juga perlu memastikan pemenuhan kebutuan serat dari sayur dan buah.

Usahakan setiap sahur dan berbuka, tidak hanya mengkonsumsi nasi dan lauk hewani maupun nabati saja, tapi juga mengkonsumsi sayur dan buah.

Tips Agar Tetap Fit Menjalani Puasa

Agar tetap fit menjalankan ibadah puasa, pastikan kita jangan sampai melewatkan sahur dan buka puasa. Kita juga perlu memastikan waktu tidur agar selalu cukup. Jangan sampai kita tidur terlalu larut malam, sehingga waktu istirahat tubuh menjadi berkurang. 

Selama berpuasa kita juga sebaiknya tetap menjaga aktivitas fisik, walaupun secara waktu berbeda dengan ketika sebelum puasa. Selama Ramadhan, kita dapat melakukan aktivitas fisik selama 1 – 1,5 jam sebelum berbuka puasa. Tidak harus melakukan olahraga secara khusus di gym atau fasilitas olahraga lainnya. Kita bisa melakukan aktivitas ringan di rumah saja. 

Jadi kuncinya, pola makan terjaga, pola istirahat terjaga, dan pola aktivitas fisik tetap terjaga. 

Pengaruh Puasa Terhadap Kesehatan

Sejauh ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa puasa dapat menimbulkan penyakit tertentu. Justru penelitian yang lebih banyak adalah, pengaruh puasa terhadap kesehatan.

Penelitian terdahulu tentang puasa lebih berfokus pada perubahan berat badan. Saat ini penelitian tentang puasa lebih fokus pada pengaruh puasa terhadap masing-masing penyakit. Misalnya pengaruh puasa terhadap Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau yang lebih dikenal sebagai sakit maag.

Penelitian yang telah dilakukan, secara umum menyimpulkan bahwa terjadi perubahan berat badan selama puasa, baik laki-laki maupun perempuan selama bulan Ramadhan. Rata-rata berat badan laki-laki akan turun 1,5 kg selama berpuasa sebulan penuh. Sedang perempuan rata-rata turun 1 kg. Namun penurunan ini diikuti dengan kenaikan berat badan setelah lebaran. Biasanya kenaikan berat badan terjadi dalam rentang waktu dua minggu setelah lebaran.

Jadi yang harus diperhatikan di sini adalah bagaimana menjaga pola makan pada saat bulan Ramadhan.

Bagaimana agar Pola Makan Tetap Terjaga Selama Lebaran?

Ada baiknya kita perlu punya pengetahuan dasar tentang makanan dan nilai gizinya sebagai bekal menjalani puasa dan lebaran. Saat lebaran, ketersediaan pangan biasanya melimpah. Makanan yang disajikan biasanya dominan manis, goreng-gorengan, atau berupa keripik yang semuanya sumber karbohidrat. 

Selama lebaran, kita perlu menghindari makan berlebihan. Kalau di setiap rumah kita diminta untuk mencicipi makanan ringan maupun makanan berat, tidak masalah untuk mencicipi semuanya. Yang perlu diperhatikan adalah kita bisa mengatur porsinya, sehingga perut tidak terlalu kenyang.

Selain itu, saat lebaran biasanya disajikan minuman yang manis-manis. Ada baiknya kita bisa mengatur keseimbangan. Jika sudah minum manis, baiknya diikuti dengan memperbanyak minum air putih. Jika disajikan buah-buahan oleh tuan rumah, ada baiknya diprioritaskan untuk lebih banyak kita konsumsi dibanding makanan lain.

Potensi Resiko yang Muncul Ketika Tidak Menjaga Pola Makan Saat Lebaran

Ketika tidak menjaga pola makan saat lebaran, potensi resiko yang muncul adalah kenaikan berat badan. Padahal selama puasa kita sudah berusaha cukup keras untuk menurunkan berat badan. Selain itu, ada kemungkinan munculnya food borne disease seperti keracunan makanan. Karena ketersediaan makanan melimpah, sedangkan kita tidak tahu cara pembuatannya, bahan-bahannya seperti apa, kebersihannya seperti apa, sehingga ada kemungkinan besar kita mendapat food borne desease.

Selanjutnya, yang berkaitan dengan kebersihan makanan dan kualitas bahan makanan, ada kemungkinan resiko diare. Sehingga kita perlu menjaga pola makan kita tidak hanya saat puasa, namun juga saat lebaran. Pada akhirnya, tidak perlu makan semua makanan yang disajikan, yang utama adalah kita harus bisa mengatur makanan yang kita konsumsi.

Untuk menghindari resiko-resiko tersebut, Gizigo mulai menawarkan program baru yaitu catering bulanan yang terjaga kesehatan dan kebersihannya.

Dapur kami memiliki Ahli Gizi masing-masing. Jadi baik di bulan Ramadhan ataupun bulan biasa, kami bisa menjaga kualitas baik dari rasa, kesehatan, dan tingkat kebersihannya dengan maksimal.

Kalau ingin alternatif yang lebih terjangkau, Gizigo juga memiliki layanan sesi konsultasi. Misalnya konsultasi gizi diabetes mellitus, hipertensi, atau konsultasi gizi untuk diet.

Referensi

  1. Angka Kecukupan Gizi Indonesia 2019

Artikel Lain

Untuk inspirasi gaya hidup sehat lainnya.
Cukup klik salah satu artikel di bawah ini.


Inspirasi Menu Sehat Selama Puasa

cara menambah berat badan


Mau Menaikkan Berat Badan? Begini Cara Ahli Gizi Membantumu

menu sehat mediterranean diet


Diet ala Mediterania – Bikin Sendiri Menu Sehatmu


Agar Orang Indonesia Bebas dari Kegemukan. Bagaimana Caranya?


Bagaimana Memenuhi Kebutuhan Gizi Selama #diRumahAja?

Perut Buncit


Waspada Perut Buncit

Foto Fasty Arum Utami
Kontributor

Fasty Arum Utami, S. Gz., M.S.

Fasty merupakan ahli gizi dan auditor makanan di berbagai instansi di Indonesia, di sela-sela kesibukannya ia menulis buku best seller MPASI Gizi Tepat (2018) dan buku Kandungan Zat Gizi Makanan Khas Yogyakarta (2014). 

Similar Posts

  • |

    Reaksi Maillard

    Warna makanan berubah menjadi kecoklatan dan kehitaman pada saat digoreng/dibakar pasti sudah tidak asing kita lihat. Entah mengapa itu membuat makanan lebih lezat. Tahukah kalian proses apa yang menyebabkan warna makanan menjadi berubah saat dimasak? Yuk simak penjelasan Gizigo berikut! Selama makanan dimasak, ternyata terjadi suatu reaksi bernama reaksi Maillard. Reaksi Maillard berperan penting dalam…

  • Serat Pangan (Dietary Fiber)

    Seringkali kita diminta untuk mengisi sebagian porsi makan kita dengan sayuran. Sebenarnya untuk apa sih anjuran itu? Kali ini tim Gizigo akan membahas tentang sayuran dari sisi kandungan seratnya. Sayuran tergolong sebagai salah satu bahan makanan yang berasal dari tumbuhan dengan kadar air yang cukup tinggi. Ada berbagai macam zat gizi yang terkandung dalam sayuran….

  • | |

    Perut Buncit, Bagaimana Mengatasinya?

    Perut buncit menjadi salah satu permasalahan terkait kesehatan yang banyak dibicarakan oleh berbagai masyarakat di segala belahan dunia. Kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk kita simak artikel berikut. Sehat tidak selamanya dilihat dan diukur dengan berat badan saja, akan tetapi juga dapat dilihat melalui komposisi tubuh. Memiliki perut buncit merupakan salah satu masalah…

  • Asam Lemak

    Kalian pernah mendengar tentang “asam lemak” dalam kehidupan sehari-hari. Tapi jangan sampai salah, asam lemak berbeda dengan lemak, lho! Pada artikel ini, Gizigo akan membahas mengenai apa itu asam lemak, serta apa saja jenis dan contohnya pada makanan yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Silakan klik tautan berwarna orange untuk langsung membaca bagian yang Anda cari:…

  • |

    Bolehkah Ibu Hamil Menyusui Puasa

    Sebagai salah satu tuntunan agama Islam, puasa di bulan Ramadhan adalah sesuatu yang penting bagi masyarakat indonesia. Tapi bagi seorang wanita yang sedang hamil atau menyusui, apakah tetap sehat jika ikut menjalankan ibadah ini? Tidak terasa sebentar lagi kita sudah mau masuk ke Bulan Suci Ramadhan pada April ini. Bulan Ramadhan adalah Bulan yang paling…

  • |

    Keamanan Pangan UMKM

    Kualitas produk tinggi tetapi makanan kurang higienis membuat konsumen menjadi ragu untuk membeli. Hal tersebut sepele sih, namun dapat merugikan usaha kita, lho. Saat ini masyarakat semakin selektif dan cerdas dalam memilih produk pangan. Ini yang menjadi penyebab mengapa setiap pelaku UMKM harus mengetahui cara menciptakan produk yang aman. Aman dalam arti kata bersih dan…